Rencana Agung Allah

Viewed : 319 views

Kejadian 50:20-21
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga.” Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

Setelah Yakub meninggal, anak-anak Yakub ketakutan terhadap Yusuf. Mereka berpikir mungkin inilah saatnya Yusuf akan membalas apa yang telah mereka lakukan kepada Yusuf. Mereka stress.

Memang ada alasan kuat bagi Yusuf untuk membalas. Saudara-saudaranya ingin membunuhnya di masa lalu. Kini saatnya membalas itu semua.

Bahkan dari awalpun, ketika saudara-saudaranya datang ke Mesir untuk membeli gandum, waktu itupun kalau Yusuf mau, bisa saja Yusuf bertindak keras balas dendam kepada saudara-saudaranya. Sangat mudah bagi Yusuf, sebab kuasa ada di tangannya. Tapi tak dilakukan Yusuf apa yang ditakutkan saudara-saudaranya

Kita melihat keluhuran dan kebesaran hati Yusuf. Yusuf tulus, baik, dan mengasihi saudara-saudaranya. Yusuf bahkan lakukan yang terbaik… menanggung dan menyiapkan kebutuhan hidup saudara-saudaranya.

Yang menarik adalah Yusuf tahu apa maksud semua itu, bahwa melalui dia, Allah sedang memelihara kelangsungan kehidupan suatu bangsa yang besar. Yusuf dipakai Allah untuk maksud ini. Ini luar biasa dan mestinya kita kagum dan takjub akan hal ini.

Pandangan Yusuf jauh ke depan. Rencana Allah yang besar diteruskan untuk diwujudkan melalu Yusuf. Yusuf menjadi bagian dari rencana Allah yang sungguh besar.

Untuk kita renungkan…
• Apakah kita menjadi bagian dari mata rantai rencana Allah atas dunia ini… rencana Allah atas keselamatan manusia?
• Apakah kita yakin bahwa melalui diri kita yang kecil ini, rencana Allah akan terlaksana?
• Apakah kita di dalamnya atau di luar?

Jawaban dan keyakinan kita akan membuat kita mampu menghadapi hidup yang terasa keras. Kita mampu mengelola diri dan hati… dapat berdamai dengan segala keadaan seperti Yusuf mampu. Semua adalah untuk terlaksananya Rencana Agung Allah. Walau kita hanyalah bagian kecil saja ibarat pelk mobil yang murah meriah, tetapi tetap berguna membuat mobil berjalan sempurna.
Mestinya begitu keyakinan kita.
S e m o g a !

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menolong dan menguatkan kita untuk menjadi bagian dari Rencana Agung Allah bagi dunia ini. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jussara Romão on Unsplash

Comments

comments