Allah Mengasihani Orang yang Rendah Hati

Viewed : 433 views

1 Petrus 5:5
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Kalau kita tidak suka terhadap sesuatu, maka kita akan menghindarinya. Tetapi kalau menentang, itu lebih keras dari tidak suka. Menentang tidak sekedar menghindari, tetapi melawan. Berusaha untuk menghancurkan.

Hal itulah yang dikatakan oleh rasul Petrus; bahwa Allah menentang orang yang congkak atau tinggi hati. Perkataan ini tegas.

Sebaliknya dikatakan bahwa Tuhan mengasihani orang yang rendah hati. Tuhan mengarahkan perhatian-Nya untuk berpihak kepada setiap anak-Nya yang merendahkan hatinya.

Orang yang rendah hati tidak menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain, tetapi juga tidak merasa lebih rendah. Setara dan sederajat.

Yang berbeda di antara kita adalah: profesi, kedudukan, harta, kesuksesan, kecerdasan, gelar, warna kulit, postur tubuh, keahlian, dan sebagainya. Itu semua anugerah dan kasih karunia Allah. Jadi tidaklah patut hal itu menjadikan alasan bagi kita untuk merasa diri lebih tinggi atau merasa lebih rendah.

Sekalipun mungkin sulit, biarlah kita terus belajar rendah hati agar sungguh kasih Allah nyata kita rasakan… karena itulah yang mendatangkan damai, sukacita, dan bahagia.

Selamat beraktifitas.

Tuhan menyertai dan menolong kita untuk terus belajar merendahkan hati yang sering kerdil ini menjadi tunduk di hadapan-Nya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Ben White on Unsplash

Comments

comments