Hamba Abraham yang Tulus

Viewed : 678 views

Kejadian 24:14
Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab: Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum — dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu.”

Sangat mengagumkan dan menarik kisah ketika Abraham menyuruh hambanya ke tanah leluhurnya untuk mencari seorang wanita menjadi pasangan hidup Ishak.

Hamba tersebut disuruh untuk menemui sanak saudara Abraham, anak gadis dari keluarga intinya… Ribka… yang akan diperistri Ishak nantinya.

Untuk perjalanan ini tentu banyak kesulitan dan kendala yang dihadapi. Tidak mudah. Perjalanan cukup panjang bermodalkan alat transportasi unta. Siapa yang ditemui juga belum jelas.

Di tengah ketidakmengertian hamba Abraham, tidak ada jalan lain kecuali berdoa meminta petunjuk Tuhan. Untuk yakin berdoa seperti ini, hamba itu pasti belajar banyak dari tuannya, Abraham.

Akhirnya kita melihat bagaimana Allah memimpin hamba yang taat dan tulis ini, sehingga tujuan utamanya menemukan Ribka sebagai calon istri Ishak berjalan dengan baik.

Pastilah banyak diskusi dan negosiasi antara hamba Abraham dan pihak keluarga Ribka. Tetapi Allah yang memimpin dan bekerja membuka jalan, sehingga semua rencana berjalan rapi dan lancar. Tujuan tercapai.

Kita juga… ke depan ada banyak hal yang tidak kita pahami dan tidak kita mengerti. Namun mari kita belajar dari hamba Abraham yang tulus dan dengan sikap terbuka meletakkan harapannya kepada Allah Abraham… Allah yang kita kenal di dalam Kristus Yesus. Mari kita meletakkan semua rencana dan tujuan serta harapan kita di dalam Tuhan Yesus. Berharap dan bersandar kepada Dia.

Selamat beraktifitas.

Allah yang menolong hamba Abraham… Tuhan Yesus Kristus menolong dan memimpin dalam perjalanan hidup kita ke depan.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by OpenClipart-Vectors from Pixabay

Comments

comments