TUHAN Melihat Hati

Viewed : 3,111 views

1 Samuel 16:7
Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Mencari semut tidaklah sulit. Biasanya di sekitar gula atau sesuatu yang rasanya manis akan banyak semut.

Kita berupaya agar gula yang disimpan tidak dikerumuni semut, tetapi tetap saja banyak semut di sekitar gula.

Gula sangat menarik bagi semut, itulah sebabnya pepatah mengatakan: ”ada gula ada semut.”

Begitu juga dengan ikan atau daging, sangat menarik buat kucing atau anjing atau binatang lain untuk memakannya.

Bagaimana dengan manusia?

Apa yang menarik dalam diri seseorang?

Mungkin kita mengatakan yang menarik adalah rupa dan penampilan. Oleh sebab itu beruntunglah orang yang memenuhi kriteria ini, sebab akan menarik perhatian banyak orang.

Bagaimana dengan orang yang penampilan dan rupanya kurang menarik?

Atau bagaimana dengan orang yang sudah berubah tak lagi menarik karena faktor usia atau oleh sesuatu yang lain? Dan sungguh ini sering menjadi kekhawatiran bagi banyak orang. Betapa banyak usaha dan biaya dikeluarkan untuk urusan yang satu ini.

Apa yang menarik dan menjadi perhatian Tuhan terhadap manusia?

1 Samuel 16:7 ingatkan kita bahwa apa yang dilihat Tuhan berbeda dengan apa yang menjadi menarik bagi manusia secara umum. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata berupa penampilan, tetapi Tuhan melihat hati.

Apalah artinya fisik dan penampilan menarik, tetapi hati dan sikap tidak mendukung. Betapa sering kita salah sangka terhadap penampilan yang meyakinkan dari seseorang karena ternyata dalam proses waktu terlihat bahwa sifatnya mengecewakan.

Orang yang menarik secara lahiriah bersyukurlah!

Orang yang tidak menarik secara lahiriah bersyukurlah!

Orang yang telah berubah tidak menarik lagi secara lahiriah bersyukurlah!

Sebab hal yang menyentuh hati Allah dari kehidupan kita adalah HATI yang bertobat dan HATI yang besar.

Hati yang bertobat dan besar nampak dalam bentuk sifat dan karakter, dan ini dapat terjadi atas siapa saja. Bahkan hal ini dapat semakin bertumbuh dan semakin dibaharui dalam hidup seseorang di tengah-tengah perubahan lahiriah yang secara alami berubah menjadi tidak menarik.

Marilah kita bertumbuh menjadi pribadi yang menarik bagi Tuhan.
S e m o g a !

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Clarke Sanders on Unsplash

Comments

comments