Ibadah kepada Tuhan

Viewed : 2,153 views

Yesaya 29:13
Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan.

Mencari semut tidaklah sulit. Biasanya di sekitar gula atau sesuatu yang rasanya manis akan banyak semut. Sering diupayakan berbagai cara agar gula yang disimpan tidak dikerumuni semut, tetapi tetap saja banyak semut disekitar gula itu.

Gula memang sangat menarik bagi semut, itulah sebabnya pepatah mengatakan, ”Ada gula ada semut.” Begitu juga dengan ikan atau daging, akan mudah mengundang lalat, kucing atau anjing atau binatang lain untuk mendekat mau memakannya.

Bagaimana dengan manusia?
Apa yang menarik bagi manusia?
Diluar fisik atau penampilan, apa yang menarik dalam diri seseorang?

Yang menarik adalah sifat dan watak yang baik.

Apalah artinya fisik dan penampilan yang menarik, tetapi hati dan sikap tidak mendukung. Betapa sering kita kecewa terhadap penampilan yang menyakinkan dari seseorang karena ternyata dalam proses waktu terlihat bahwa sifatnya menjengkelkan.

Apa yang dilihat Allah dari hidup manusia?

Ketika Samuel merasa bahwa Eliab layak menjadi raja Israel dan hendak mengurapinya, maka Allah berkata, ”Janganlah pandang parasnya dan perawakannya yang tinggi, sebab aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati” (1 Samuel 16:7).

Yang menyentuh hati Allah dari kehidupan kita adalah hati yang bersih.

Hati yang bersih adalah hati yang bertobat dan telah menerima Kristus, dan selanjutnya terlihat dalam perubahan sifat dan karakter kita.

Dengan karakter yang baik yang keluat dari hati yang telah bertobat nama Allah dipermuliakan.

Tuhan berkata tentang ketidaksukaan-Nya terhadap orang Israel dalam ayat di atas, bahwa mereka datang mendekat kepada Allah dengan mulutnya dan memuliakan Dia dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada Tuhan, dan ibadahnya kepada Tuhan hanya perintah manusia yang dihafalkan.

Sahabat…
Mengenal Tuhan dan kesaksian hidup yang benar, itulah yang dirindukan Allah dari kita, dan itu yang membuat diri kita menarik bagi orang lain. Itulah juga yang membuat orang lain tertarik kepada Kristus melalui kita.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Carolina Jacomin on Unsplash

Comments

comments