Ibadah yang Sejati

Viewed : 1,399 views

Matius 15:8
Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Dalam ibadah kepada Allah, Tuhan dan kitalah yang tahu kedalamannya.

Tuhan Yesus mengeluh akan perlakuan bangsa Israel yang dipimpin ahli Taurat dalam ibadah mereka. Bangsa ini memuliakan Tuhan dengan bibir (tampak luar), bukan dari hati (tampak dalam).

Tentu bagi kita penting dua-duanya, dengan hati dan dengan bibir juga… sempurna. Makna ibadah yang sejati adalah mempersembahkan diri… perubahan hidup, seperti apa yang Paulus katakan dalam Roma 12:1,
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

Janganlah kiranya Tuhan mengeluh atau komplain atas ibadah kita. Dari gereja manapun kita, biarlah setiap ibadah kita berkenan kepada Tuhan. Kiranya ibadah itu memberi perubahan atas hidup kita, sebab itulah yang Allah tunggu dan nantikan sebagai buah hidup kita.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Free-Photos from Pixabay

Comments

comments