Sahabat Sejati yang Sangat Istimewa

Viewed : 894 views

1 Petrus 1:22
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persau-daraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sung-guh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Kita membutuhkan sahabat dan orangpun pasti membutuhkan kita sebagai sahabat mereka. Bagi kita ada seorang SAHABAT SEJATI yang sangat istimewa yaitu Yesus.

Yesus menyapa murid-murid-Nya sebagai sahabat… ”Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari BapaKu” (Yohanes 15:15).

Ada sesuatu yang diminta Yesus untuk sahabat-sahabat-Nya yaitu melakukan perintah-Nya…”Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu” (Yohanes 15:14).

Alangkah berharganya kita di hadapan Kristus, karena siapakah kita ini sehingga dilayakkan menjadi sahabat Yesus?

Semua orang yang telah percaya kepada Yesus menjadi satu dan diikat dalam satu hubungan yang kuat di dalam Yesus… menjadi bersaudara dan bersahabat di dalam Dia. Persahabatan ini bertujuan agar kita saling menguatkan dan saling meneguhkan.

Dalam doa-Nya, Yesus tidak hanya berdoa bagi murid-murid-Nya yang dididik langsung oleh-Nya semasa hidup-Nya di dunia, namun juga Yesus pernah berdoa buat kita semua (Yohanes 17:20).

Doa Yesus sungguh menolong kita untuk memahami bahwa kita haruslah menjadi satu… menjadi erat sebagaimana Yesus dan Bapa adalah satu (Yohanes 17:21).

Karena itu, mari kita melakukan bagian kita untuk memenuhi dan menggenapi doa Yesus dengan cara menciptakan dan memelihara kesehatian, persatuan dan kasih persaudaraan yang erat di antara kita anak-anak Allah.

Selamat beraktivitas.

Tuha Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by the blowup on Unsplash

Comments

comments