Panjang Sabar

Viewed : 1,062 views

Mazmur 145:8
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.

“Sabar!… sabar!… sabar!…”
Begitulah kita sering menenangkan orang-orang yang sedang susah atau gelisah, atau juga kepada orang yang tergesa-gesa atau terburu-buru melakukan sesuatu. Atau kita ucapkan itu kepada diri sendiri sambil mengelus-ngelus dada.

“Habis kesabaranku!”
Kata-kata inipun sering keluar dari mulut kita, ketika kita diperlakukan tidak baik, saat merasa hak kita dilanggar, atau ketika dalam penantian sesuatu yang kita harapkan dan belum juga datang.

Dalam hal apapun kita perlu bersabar. Salah satu makna sabar adalah tenang, tidak gampang panik. Dapat berpikir dan berkata postitif, bahkan produktif dalam situasi-situasi sulit.

Sabar adalah salah satu sifat Allah. Karena kita adalah anak-anak Allah, maka berdoalah dan rindukanlah agar sabar menjadi sifat kita juga. Tidak mudah tentu, tapi itu adalah level yang harusnya kita capai dan terjadi dalam hidup kita.

Walau sering susah untuk bersabar, tapi marilah kita lakukan itu dalam proses pembentukan watak kita.

Biarlah hati Allah Bapa senang melihat kita, sebab kitapun sedang terus-menerus dalam proses berjuang memiliki sifat-Nya; SABAR. Dia akan menolong kita.

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan berkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Robin Higgins from Pixabay

Comments

comments