Yesaya 41:14
Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel.
Ulat dan cacing adalah binatang lemah. Kehadirannya sering tidak disukai dan dianggap sebagai gangguan, meski ada jenis cacing tertentu bermanfaat bagi manusia. Tidak nyaman rasanya bila misalnya cacing atau ulat ada di sekitar kita, apalagi hinggap di dalam diri kita.
Kita sering merasa risih, jijik dan merinding melihatnya. Bahkan tidak jarang yang takut juga dengan cacing atau ulat.
Yakub… Israel… digambarkan sebagai cacing dan ulat. Bangsa ini mengalami penolakan, dan ketidaksukaan orang. Namun Yakub atau Israel berharga karena Tuhan.
Kita juga seumpama cacing atau ulat saja. Tubuh kita seonggok daging membungkus tulang dan ada organ tubuh di dalamnya. Tubuh kita inipun ada jangka waktunya dimana ada saatnya akan selesai.
Berapa nilai dan harga diri kita? Mungkin dapat kita hitung dan perkirakan sendiri. Namun kabar baik bagi kita adalah bahwa harga diri kita sangat tinggi oleh karena KEHADIRAN ALLAH dalam diri kita. Kita telah ditebus Yesus. Ada Roh Kudus berdiam dan beroperasi di hati kita. Kita menjadi berharga dan bernilai tinggi oleh karena Tuhan Yesus.
Walau kita merasa-rasa diri kita tak berharga dan tak berarti, tidak apa-apa. Biarlah perasaan itu tetap ada dalam hati dan pikiran kita sebagai ungkapan dan kontrol kerendahan hati saja agar kita tidak menjadi sombong, tetapi bukan pula minder serasa tak berdaya!
Sejatinya kita berharga sebab Tuhan telah mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya.
Efesus 1:5
Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,
“Aku bersyukur kepada-Mu Tuhan, sebab dari posisi cacing atau ulat aku diangkat menjadi anak-Mu.”
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati hidup kita. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




