Supaya Waktu Sisa Kamu Pergunakan Menurut Kehendak Allah

Viewed : 386 views

1 Petrus 4:2
Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

Secara normal, kaum muda masih memiliki waktu yang lebih banyak dan lebih panjang dibandingkan dengan orang yang sudah lanjut usia. Ini kata kita. Tetapi ada juga orang yang masih muda pun tiba-tiba berangkat. Ada orang sudah lanjut usia, namun tetap sehat dan umurnya panjang. Tentu semua kita ingin seperti itu. Sebab itu mari jaga diri baik-baik. Jaga kesehatan!

Seberapa sehat, seberapa kuat dan seberapa panjangpun Tuhan mengijinkan kita hidup, tetaplah durasi hidup kita ada batasnya. Tetap ada sisa yang kita tidak tahu berapa jumlahnya. Ini salah satu misteri yang tidak kita pahami.

Tidak perlu dirisaukan berapa lama sisa hidup. Yang penting adalah agar hidup ini dan kesempatan yang masih Allah beri… pergunakanlah itu untuk kemuliaan-Nya. Berbuatlah apa yang Allah kehendaki. Jalani hidup dengan penuh syukur. Miliki rasa bahagia bersama Allah. Pilih selalu jalan-Nya.

Mari mengabdikan diri kita dengan segala talenta yang kita miliki dan karunia yang Allah beri. Dunia ini hanyalah tempat berkemah saja yang pada waktu-Nya akan dibongkar dan kita kembali pulang ke rumah kita yang sesungguhnya.

Ajakan bagi kita adalah agar jangan habiskan waktu, pikiran dan tenaga hanya untuk urusan kemah saja, tapi pikirkanlah rumah kita yang sebenarnya.

Dunia ini hanyalah tempat numpang lewat saja menuju titik final. Di titik final itulah nanti kita akan memperoleh bagian sebagai kegenapan janji-Nya. Sesungguhnya kita tidak layak, tetapi puji syukur bahwa Yesus Kristus KEKASIH JIWA kita membuat kita layak untuk itu.
Puji Tuhan!

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa.
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 3.2 on Meta AI

Comments

comments