Mari Bergerak Maju Dalam Iman & Pengenalan Akan Tuhan Yesus

Viewed : 317 views

Efesus 4:13-14
Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan

Di sebuah tempat potong rambut ada tertulis tarif berdasarkan usia. Tertulis angkanya di samping cermin:
Dewasa : Rp. 2……
Anak-anak : Rp. 1……

Jadi jasa potong rambut berdasarkan usia. Dewasa atau anak-anak dibuat berdasarkan umur. Pemahaman kita juga adalah seperti itu dalam banyak hal.

Apakah kedewasaan atau orang dianggap dewasa selalu berdasarkan berapa umurnya?

Secara sifat dan sikap, kedewasaan tidak selalu berdasarkan umur. Ada orang yang umurnya sudah banyak atau dewasa secara fisik, tapi sikapnya masih seperti anak-anak. Sebaliknya ada yang secara umur belumlah dikatakan dewasa, tetapi sikapnya dewasa. Jadi dalam hal ini sikap ditekankan bukan pada usia berapa, tetapi kepada perilaku dan kemandirian seseorang.

Kedewasaan juga berarti teguh iman, tidak terpengaruh oleh ajaran palsu. Kuat menghadapi tantangan hidup. Mampu menjalankan tanggung jawab sebaik-baiknya. Ada keteladanan hidup,

Bagi kita, standar dewasa adalah pertumbuhan iman dalam proses pengenalan kita kita akan Kristus. Walau standar itu tidak dicapai sepenuhnya, tetapi ke sanalah arahnya. Oleh karena itu dasar pertama tentunya adalah percaya serta menerima Kristus secara pribadi. Setelah itu bertumbuh mengenal Dia lebih dalam. Bertumbuh dalam mengetahui dan memahami firman-Nya, dan taat melakukannya.

Tanpa melihat ke diri orang lain, marilah kita awali untuk menjadi dewasa dengan melihat kepada diri masing-masing dengan bertanya kepada diri sendiri:
•⁠ ⁠apakah saya sudah menerima Kristus secara pribadi?,
•⁠ ⁠apakah saya berada dalam proses pertumbuhan iman ?,
•⁠ ⁠apakah saya terus-menerus dibaharui dalam sikap untuk semakin serupa dengan Dia?,
•⁠ ⁠apakah saya ikut serta dalam tanggung jawab memberi hidup untuk tetap setia melayani Tuhan sesuai panggilan, kapasitas, dan kasih karunia serta talenta yang diberikan kepada saya?

Apapun penilaian kita terhadap diri kita saat ini, tidak perlu kita khawatir dan tidak usah dipersoalkan. Tidak untuk diperdebatkan. Yang penting kita sadar bahwa kedewasaan adalah sebuah proses hidup yang harus terjadi dalam hidup kita.

Mari bergerak maju dalam iman dan pengenalan akan Tuhan Yesus, sehingga kita sampai kepada kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Kristus. Tercapai kedewasaan penuh dalam pertumbuhan iman sesuai dengan kepenuhan Kristus. Kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran dan permainan palsu manusia yang menyesatkan.
S e m o g a !

Selamat beraktivitas
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments