Matius 8:2
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
Seorang berpenyakit kusta datang kepada Yesus. Dia ingin disembuhkan. Dia percaya bahwa Yesus mampu menyembuhkannya.
Namun yang menarik adalah bagaimana cara dia meminta. Dia datang dengan berkata kepada Yesus, “Tuan, jika Tuan mau…” Dalam hal ini dia datang dengan merendahkan hati. Dia memohon dengan sikap hormat. Dia menundukkan hati kepada Yesus. Dia tidak memaksa sekalipun dia ingin dan butuh. Inilah yang sering sulit untuk dilakukan.
Bagaimana cara kita meminta kepada Alla? Itulah salah satu gambaran sikap hati dan penundukan diri kepada Dia.
Hendaklah kita senantiasa datang kepada Tuhan dengan sikap hati yang penuh hormat dan tunduk kepada otoritas-Nya. Yakinlah bahwa sesuatu yang baik, sesuatu yang berkenan kepada Allah, pasti Dia berikan.
Dengan memelihara sikap hati yang benar dan baik kepada Allah akan berpengaruh dan terbawa di dalam sikap dan cara kita berelasi dengan sesama.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator



