Angkatlah Hati & Tangan Kita Kepada Allah

Viewed : 381 views

Ratapan 3:40-41
Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN.
Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga.

Betapa sering kita melakukan pembenaran atau membenarkan diri di hadapan manusia, bahkan bisa jadi juga di hadapan Tuhan.

Dalam merasa diri benar; seakan orang lain yang bersalah. Dalam hal ini, Tuhan Yesus pernah berkata dalam Lukas 6:41,
“Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?”

Kita bisa melakukan apa yang salah. Teman kita juga bisa salah. Lingkungan kita juga bisa turut bersalah. Semua kita bisa terlibat dalam kesalahan.

Karena itu hal pertama yang sebaiknya harus kita lakukan adalah agar memerika dan mengoreksi diri. Kita wajib senantiasa menyelidiki dan memeriksa diri dengan standar firman Tuhan.

Dengan hati terbuka, mari kita mengangkat tangan kepada Tuhan sebagai pernyataan dan pengakuan kita di hadapan-Nya bahwa kita bukanlah orang sempurna. Kita siap dokoreksi Tuhan.

Biarlah Roh Kudus menyingkapkan semuanya atas diri kita, termasuk atas kelemahan dan kegagalan kita berbuat apa yang baik yang semestinya kita lakukan. Firman Tuhan ingatkan agar kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita. Agar kita berpaling kepada TUHAN. Angkatlah hati dan tangan kita kepada Allah sebagai tanda hormat, pujian, dan penyembahan kita kepada-Nya.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

TuhanYesus Kristus beserta kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments