Tetapi Perhiasanmu Ialah Manusia Batiniah

Viewed : 490 views

1 Petrus 3:4
Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.

Dengan memakai perhiasan, penampilan seseorang, khususnya kaum wanita akan kelihatan lebih menarik dipandang mata. Perhiasan sering dijadikan sebagai ukuran status orang.

Banyak orang jika memiliki uang yang cukup; mereka akan membeli perhiasan mahal. Perhiasan sering diberikan atau diterima sebagai tanda kasih dan cinta.

Berbahagialah jika memiliki banyak perhiasan cantik dan mahal. Namun meskipun tidak / belum memiliki perhiasan mahal sebagai penghias tubuh, tidaklah masalah. Ada bentuk perhiasan lain yang justru lebih indah dan menawan. Kita malah lebih butuh itu; itulah perhiasan sesungguhnya yaitu perhiasan batiniah berupa karakter, perilaku dan sikap hidup.

Kalau ada perhiasan yang mahal, silahkan dipakai dengan wajar dan berhati-hatilah agar jangan sampai ada orang iri, bahkan jangan sampai ada maksud jahat orang untuk mencurinya. Bahaya!

Sebaliknya walau kita tidak mempunyai perhiasan mahal untuk dipandang orang, namun jika dalam diri kita bersemayam dan dikenakan perhiasan batiniah, maka orang-orang sekitar akan merasa tenteram, damai, dan nyaman bersama kita. Itulah yang berharga di hadapan Allah. Itulah nilai abadi kita yang menarik di hadapan Tuhan.

Marilah senantiasa memakai dan mengenakan perhiasan batiniah dalam diri kita, sebab firman Tuhan berkata,”Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa dalam kasih-Nya,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya


Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments