Yang Kukehendaki Ialah Mengenal Dia

Viewed : 4,524 views

RENUNGAN
Kolose 1:15
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.

Andaikan kita bertemu dengan seorang yang buta sejak lahir, lantas kita mencoba menjelaskan apa itu warna merah… bagaimana kita menjelaskannya?
Pahamkah dia dengan penjelasan kita?
Teknik apa sebaiknya kita pakai untuk menjelaskannya?, sehingga dia sungguh mengerti?

Ketika misalkan suatu hari mata orang buta itu terbuka dan pas dia melihat warna merah, apakah dia akan sadar bahwa dia sedang berhadapan dengan warna merah?
Jawabannya: tidak !

Dia mungkin terkaget-kaget dengan apa yang sedang dia alami. Dia akan lupa dengan semua penjelasan kita tentang warna merah sebelum dia bisa melihat. Pada waktu itu dia harus dituntun ulang untuk mengatakan dengan kata-kata singkat, Ini warna merah ! Kata-kata sederhana ini cukup untuk membuat dia paham betul apa itu warna merah.

Banyak paham dan ajaran untuk mencoba menjelaskan agar manusia mengenal Tuhan. Dan mungkin dipakai teknik tertentu untuk maksud orang memahami Allah. Tetapi semua penjelasan itu identik dengan illustrasi penjelasan warna merah ke orang buta itu. Sebab kita semua tidak pernah ada yang melihat Allah dan yang menjelaskannyapun tidak pernah melihat Allah.

Hanyalah Yesus Kristus yang dapat menjelaskan SIAPA ALLAH. Sebab Yesus adalah Allah itu sendiri. Yesus adalah GAMBAR ALLAH yang tak kelihatan.

Tuhan Yesus pernah berkata,
Yohanes 14:9
Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

Kita sungguh amat beruntung dan bersyukur diperkenankan-Nya mengenal Allah di dalam Yesus Kristus.

Oleh karena itu mari kita semakin mengenal Allah didalam satu-satunya cara dan jalan yaitu di dalam Yesus Kristus melaui firman Tuhan yang telah tertuliskan dan dituliskan buat kita melalui ALKITAB.

Filipi 3:10
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

 

Comments

comments