Mengenal Dia

Viewed : 1,414 views

RENUNGAN
Filipi 3:10
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya

Kita mungkin banyak tahu tentang seseorang. Bahkan orang-orang terkenal dan hebatpun kita ketahui. Baca saja riwayat hidupnya… lihat curriculum vitaenya.

Namun mengetahui tidak sama dengan mengenal. Mengenal lebih dalam maknanya.

Untuk mengenal mungkin diawali dengan mengetahui. Mengetahui dapat berupa memiliki data dan informasi tentang seseorang. Tetapi mengenal lebih kepada adanya kontak batin… hubungan hati. Untuk mengenal butuh proses waktu.

Seorang suami sudah lama mengetahui data istrinya. Sebelum memutuskan untuk berpacaran dan berkomitmen untuk hidup bersama melalui gerbang pemberkatan nikah, sudah banyak data terkumpul. Sebaliknya, sang istripun demikian.

Untuk mengetahui ini, banyak informasi dikoleksi dari orang-orang terdekatnya, sehingga data semakin komplit. Tetapi untuk mengenal, butuh proses panjang dan tidak ada kata akhir, yang ada adalah kata semakin.

Begitulah hubungan kita dengan Allah. Kita mungkin sudah tahu banyak tentang Dia. Dan ini tentu amat penting. Hanya saja perlu kita tanya diri kita, “Sudahkah saya mengenal-Nya dengan benar?”. Selain Tuhan… tentu kitalah yang tahu apa persisnya jawabannya.

Itulah sebabnya Rasul Pauluspun berkata, “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia……” Padahal sebetulnya Paulus sudah mengetahui Allah yang dia maksudkan karena dia pintar, dia ahlinya… dia mahir dalam Taurat.

Yang menarik juga adalah mengapa Rasul Paulus tertarik untuk mengenal Allah lebih dalam dan semakin dalam? Tentulah ada keindahan, kenikmatan, kedamaian, dan perasaan lain yang sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa. Dan lebih hebat lagi Paulus katakan, “Menjadi serupa dengan Dia……”
Luar biasa pernyataan Paulus sebagai ungkapan kerinduannya kepada Tuhan.

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita hanya cukup sampai tahu saja tentang Allah?
Atau kita ingin, rindu dan terus bertambah rindu hati ini mengenal Dia?

Mari kita jawab pertanyaan ini, dan hendaknya keluar jawaban kita, “TUHAN… AKU INGIN DAN RINDU SEMAKIN MENGENAL-MU LEBIH DALAM LAGI !”
Puji Tuhan !

Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…

Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

 

Comments

comments