Yohanes 10:27-29
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Kita yang telah ditebus diumpamakan sebagai domba, dan Kristus adalah Gembala kita.
Sebagai domba yang baik, apakah kita mengenal “Gembala” kita? Atau setidak-tidaknya apakah ada keinginan kita untuk semakin mengenal Dia dengan lebih baik dan lebih dalam?
Apakah kita terus mendengar suara-Nya?
Hal yang membesarkan hati adalah bahwa Tuhan Yesus mengenal kita domba-Nya
Aku bersyukur, sebab:
• Yesus Gembalaku,
• Yesus mengenalku,
• Yesus tahu siapa aku,
• Yesus tahu kelemahanku,
• Yesus tahu keterbatasanku,
• Yesus tahu keinginanku,
• Yesus tahu pergumulanku,
• Yesus tahu apa yang kunantikan,
• Yesus tahu semua niatku,
• Yesus tahu apa yang aku tidak tahu,
• Yesus tahu masa depanku,
• Ya… semua tentang aku… Yesus tahu.
Tidak ada yang tersembunyi didalam Yesus tentang aku… tentang kita.
Karena itu…
Mari kita semakin mengenal Tuhan yang mengenal kita utuh!
Mari melakukan apa yang berkenan di hadapan Tuhan!
Mari kita menikmati hidup ini dengan damai bersama Kristus!
Mari kita menjadi domba yang baik!
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus Gembala Yang Agung menuntun kita dalam semua situasi, baik susah atau senang. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Patrick Schneider on Unsplash




