Ketika Hawa Diperdaya Iblis

Viewed : 659 views

Kejadian 3:4-5
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

Ketika Hawa diperdaya iblis jatuh ke dalam dosa dengan memakan buah yang dilarang Tuhan, hal pertama yang dikatakan iblis adalah: kamu tidak akan mati, artinya tidak akan berbahaya, tidak akan ada hukumannya. Coba saja. Tidak perlu takut.

Selanjutnya iblis berkata bahwa mata mereka terbuka, akan mengetahui banyak hal yang mungkin selama ini rahasia yang tersembunyi. Jadi ingin dicoba. Penasaran.

Setelah itu, yang paling menonjol bohongnya adalah menjadi sama seperti Allah. Pengetahuan mereka akan meningkat. Serasa akan naik derajat, padahal sesungguhnya manusia diciptakan sudah menjadi tertinggi di antara semua ciptaan dan tak mungkin manusia menjadi sama seperti Allah Pencipta. Itu dusta!

Luar biasa cara iblis menjatuhkan manusia.

Yang menjadi renungan kita adalah bahwa mungkin dengan hal yang sama, sering kitapun digoda. Mungkin kita tidak disuruh berbuat pelanggaran tindakan kriminal, namun dengan cara yang halus iblis berupaya menjatuhkan kita. Dengan siasat dan caranya yang licik iblis berupaya agar orang-orang percaya menjadi jatuh ke dalam dosa dan jauh dari Tuhan..

Oleh karena itu mari kita tetap waspada. Peganglah tetap firman Tuhan sebagai pedang roh untuk dapat menang. Dengan memegang firman-Nya, maka tipuan yang haluspun dapat kita sadari dan menolaknya serta mematahkannya dalam nama Tuhan Yesus.

Biarlah hari inipun kita dipertajam lagi untuk dapat menangkis serangan dan tipu muslihat iblis dengan merenungkan firman Tuhan melalui saat teduh ibadah pribadi kita. Juga diperkuat lagi melalui mendengar firman Tuhan dalam kebaktian ibadah kita.

Efesus 6:17
Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Jeff Jacobs from Pixabay

Comments

comments