1 Tesalonika 4:1
Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.
Sering sekali dalam banyak hal kita kehilangan semangat, jenuh, bosan, dan sebagainya. Hal itu membuat capaian kita tidak maksimum, bahkan ada yang sampai gagal.
Kejenuhan kita juga sering timbul dalam melayani. Pada saat-saat awal sangat antusias, tetapi oleh penyebab tertentu semangat mengendur.
Rasul Paulus mengingatkan agar kita tetap memiliki semangat, bahkan lebih bersungguh-sungguh lagi. Agar hidup kita berkenan kepada Tuhan.
Untuk itu mari sejenak meneduhkan diri untuk merenung memerika diri…
Bagaimana kondisi kita saat ini?
Apakah semangat kita sedang surut dan mundur dalam bekerja, belajar, berbuat kebajikan, melayani, dan sebagainya?
Dengan meminta hikmat dan pertolongan Tuhan, mari tetap melihat jauh ke depan untuk berbuat sebaik mungkin apa yang dapat kita lakukan sesuai panggilan dan kehendak-Nya atas kita.
Roma 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Selamat bekerja
Selamat belajar
Selamat melayani
Tuhan beserta kita untuk tetap memiliki semangat juang dalam misi dan panggilan-Nya. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




