RENUNGAN
Kejadian 2:7
Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Dalam penciptaan, manusia diciptakakan secara istimewa. Dalam menciptakan yang lain di luar manusia, Allah hanyalah berfirman… maka jadi. Akan tetapi dalam menciptakan manusia, Allah seumpama SENIMAN TINGKAT TINGGI membentuknya dari debu tanah. Manusia dibentuk menurut rupa dan gambar Allah.
Yang paling istimewa lagi adalah: Allah menghembuskan nafas hidup kepada manusia. Inilah yang paling berharga dalam hidup manusia.
Kini yang paling berharga dalam diri manusia adalah kehadiran Allah. Saat manusia percaya dan menerima Kristus, maka Roh Kudus masuk ke dalam hati manusia, seperti apa yang dikatakan Rasul Paulus di dalam Efesus 1:13,
“Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.”
Mari kita bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas kehadiran dan adanya Dia dalam hati kita.
Kita sudah menjadi milik Tuhan. Kita adalah anak-Nya. Sungguh ini adalah status kita yang sangat tinggi dan mahal. Kita menjadi ahli waris Kerajaan Allah.
Puji Tuhan !
Terima kasih Tuhan atas hadirnya Engkau dalam hatiku. Sungguh kehadiran-Mu membuat hidupku menjadi berarti.
Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




