Yakobus 1:5
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya.
Kecerdasan intelek menjadi keinginan banyak orang, karena dianggap sebagai cara ampuh untuk sukses. Pendapat ini ada benarnya tetapi tidak selalu!
Ada orang yang kecerdasan inteleknya biasa dan datar saja, namun sukses juga dalam hidupnya. Ada banyak faktor membuat seseorang sukses.
Kecerdasan bukan hanya terletak pada intelek saja, tapi juga ada kecerdasan emosi yaitu kematangan hati. Cerdas hati membuat orang mampu mengendalikan dan membawa diri. Tentu inipin amat dibutuhkan dalam membangun relasi dengan orang lain yang ujungnya dapat juga merupakan jembatan sukses.
Ada juga kecerdasan rohani, yaitu cerdas dan hikmat yang diberikan Tuhan. Cerdas rohani dapat bertumbuh dari kedekatan dengan Tuhan.
Cerdas rohani merupakan potensi atau kekuatan yang amat kuat dalam hidup. Cerdas rohani memberi ketenangan hati dan ketenteraman jiwa serta kesegaran fisik juga. Oleh sebab itu sangat perlu cerdas rohani. Penting memiliki hikmat dari Allah untuk menjalani hidup ini langkah demi langkah dalam kebenaran.
Selain faktor beruntungnya orang karena terlahir sebagai orang pintar, kecerdasan intelek juga dapat diasah dan diperoleh dengan ketekunan belajar ilmu pengetahuan. Didapatkan dengan melatih otak untuk berpikir.
Mari kita rajin asah otak ini untuk menjadi cerdas intelek, akan tetapi JANGAN sampai lupa asah hati ini dengan firman-Nya untuk cerdas rohani!
S e m o g a !
Bagaimana cara memiliki kecerdasan rohani?
Kecerdasan rohani didapatkan melalui hubungan yang dekat dengan Tuhan… diperoleh dengan mengasah hati agar peka kepada apa kehendak Allah.
Kecerdasan rohani berupa hikmat Tuhan diperoleh dengan memintanya kepada Tuhan melalui doa.
Hikmat surgawi yang berasal dari Tuhan memampukan kita bertindak bijak dan tepat sebagaimana mestinya yang Allah kehendaki. Itulah sebabnya kita perlu cerdas secara rohani agar kehendak Allah menjadi nyata dalam hidup kita. Dan bila kehendak Allah tergenapi dalam hidup kita, itulah sukses yang sebenarnya.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Andrew George on Unsplash




