Tidak Asal Berbicara

Viewed : 798 views

Kolose 4:6
Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

Filipi 2:14-15
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia.

Seorang bijaksana pernah mengatakan:
”Bukanlah jumlah perkataan banyak yang diucapkan membawa kemuliaan dan kehormatan. Kodok sering bersuara keras siang dan malam dari rawa-rawa, tetapi tidak membawa perubahan apa-apa. Lain halnya dengan ayam jantan berkokok di waktu subuh. Suara ayam tersebut bermanfaat membangunkan orang untuk bangun dan beraktifitas. Kokok ayam sering menjadi acuan waktu untuk mengingatkan orang-orang sebagai awal mulainya kegiatan sehari hari.”

Menyaksikan kebenaran sering tidak dimulai dari banyaknya kita bersuara dan berbicara.

Mungkin perkataan kita sedikit dan jarang, tetapi bila kata-kata itu tepat, menenteramkan dan membangun sifatnya… tidak asal bunyi, maka itulah yang benar dan itu yang dibutuhkan.

Apalagi kalau kata-kata kita diikuti dengan perilaku hidup yang benar, artinya bahwa gaya dan pembawaan hidup sepadan dengan ucapan, maka perkataan kita akan sungguh-sungguh berharga dan berarti serta dapat menjadi panutan dan sumber inspirasi bagi banyak orang.

Orang lain mungkin tidak setuju dengan apa yang kita imani dan percayai di dalam Kristus, tetapi sikap yang baik serta perkataan yang santun tidak akan pernah ditolak oleh siapapun.

Teladan yang baik adalah Yesus Kristus. Sekalipun hingga kini banyak orang menentang ajaran-Nya… meskipun banyak orang yang tidak suka dengan perkataan-Nya yang tegas dan membuat orang merasa tertemplak dan dibukakan dosanya dengan tajam, namun bagaimana Dia pernah hidup, bagaimana kasih-Nya, bagaimana pengorbanan-Nya, bagaimana pengampunan-Nya, akan menjadi teladan manusia sepanjang masa.

Teladan hidup Yesus menjadi contoh bagi kita. Biarlah hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Hendaklah kita membawa damai bagi orang lain. Untuk itu LIHATLAH DAN BELAJARLAH KEPADA YESUS.

Rasul Paulus ingatkan kita dengan mengatakan, ”Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia.”

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Ricardo Porto on Unsplash

Comments

comments