Pembaharuan Budi

Viewed : 949 views

Roma 12:1-2
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Dengan pertolongan dan kuasa Roh Kudus serta ketaatan dan penyerahan kepada Allah, maka sifat manusia lama dapat berubah menjadi sifat manusia baru. Untuk itu kita harus bersedia membayar harga dengan rela dibentuk meski terkadang menyakitkan.

Dalam diri kita ada keinginan kedagingan dan selera yang harus dibuang. Ada kebiasaan-kebiasaan baru yang baik yang harus dilakukan meski berat. Ada disiplin rohani yang harus dijalani dan ditaati. Semua ini dirangkum dengan kata mempersembahkan tubuh sebagai ibadah sejati kepada Allah.

Beberapa bagian penting dari tubuh yang harus diperhatikan dan dikontrol adalah :
• Pikiran: apa yang senantiasa masuk dalam pikiran dan apa yang dipikirkan akan membentuk sifat dan kepribadian. Manusia cenderung mejadi seperti yang dia pikirkan. Pikirkan apa yang baik dan berkenan kepada Allah.
• Telinga dan mata: apa yang didengar dan apa yang dilihat akan masuk ke dalam pikiran melalui mata dan telinga. Jagalah kekudusan mata dan telinga.
• Mulut/lidah: ucapan menggambarkan kepribadian, karena itu kendalikanlah lidah. Berkata-katalah untuk membangun diri sendiri dan membangun orang lain.
• Tangan dan kaki: aktifitas manusia untuk bergerak dan bekerja akan banyak menggunakan tangan dan kaki, karena itu pergunakanlah tangan dan kaki untuk berbuat sesuatu bagi kemuliaan Allah.

Rasanya berat mewujudkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup kepada Allah, namun mulailah sekarang dan latih terus. Biarlah ada terus pembaharuan budi. Tuhan akan menolong dan memberi kemampuan bagi kita untuk melakukannya. Mari kita yakini dan lakukan!

Selamat beraktifitas

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Nilina

Comments

comments