Senantiasa Memuji dan Menyembah TUHAN

Viewed : 1,220 views

Mazmur 135:3
Pujilah TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!

Umumnya semua orang senang mendapat pujian. Dengan menerima pujian, seseorang merasa dirinya memiliki arti. Dia merasa dirinya berharga.

Pujian yang tulus dan wajar akan dapat membangun seseorang… dapat membuat orang lebih berhasil… dapat lebih semangat… dapat mendorong seseorang berbuat hal-hal yang lebih positif dan kreatif. Di sinilah kita sering terlihat kurang. Rasanya sulit dan berat memberi pujian bagi orang yang memang layak menerimanya.

Juga terhadap Allah; sering bagi kita sulit memuji Dia. Padahal Allah patut dan layak dipuji.

Mazmur 22:3
Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

Perhatikanlah isi doa kita, nampaknya porsi permintaan jauh lebih banyak dan lebih sering daripada unsur pujian dan penyembahan kita kepada-Nya.

Banyak orang kesulitan menyediakan waktu khusus berdoa memuji Tuhan. Kebanyakan orang berdoa karena merasa terdesak dan butuh sesuatu ataupun karena doa itu dirasakan sebagai hal yang rutin saja. Atau meskipun dalam doa-doa ada pujian, namun pujian tersebut kurang diresapi maknanya dan terasa kering dan hambar. Kurang terasakan sebagai sesuatu yang mengalir dari hati menyentuh hadirat Tuhan.

Kita diingatkan untuk senantiasa memuji dan menyembah Tuhan dalam hidup ini. Jadikan pujian kepada Allah terus bertumbuh dalam diri kita.

Memuji Tuhan adalah wujud penundukan diri kita kepada Allah. Bila kita memuji Allah dengan tulus, hal itu menandakan kebergantungan kita kepada-Nya. Hal itu juga berarti bahwa kita mengandalkan Dia. Sungguh Allah senang akan pujian kita.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by NATHAN MULLET on Unsplash

Comments

comments