Mazmur 104:1
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak
Pada dasarnya setiap orang senang dipuji. Dengan pujian, manusia merasa dirinya berharga. Pujian yang tulus bermaksud untuk memberi apresiasi atau penghargaan terhadap seseorang.
Tidak hanya manusia, binatangpun ada yang begitu peka dengan pujian, hanya saja tentunya berbeda caranya dengan pujian kepada manusia. Seekor anjing atau kucing misalnya; senang dielus-elus oleh tuannya sebagai pernyataan pujian.
Bagaimana dengan pujian kita kepada Tuhan?
Dipuji atau tidak dipuji, keadaan Allah tidak berubah. Allah tetaplah Agung dan Mulia dalam setiap situasi, meskipun kita miskin akan pujian kepada-Nya. Allah tidak pernah berubah oleh apapun.
Untuk apa kita memuji-muji Tuhan?
Ada beberapa arti dan berkatnya ketika kita sedang memuji-muji Tuhan.
• Dengan memuji Tuhan, berarti kita sedang menundukkan diri kepada-Nya.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita menempatkan posisi diri kita di bawah-Nya.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita sedang mengakui otoritas-Nya.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita dengan lapang dada menerima segala keputusan-Nya.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita sedang setuju bahwa kehendak-Nyalah yang terbaik buat kita.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita sedang mengijinkan Dia menguasai hidup kita.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita sedang membuat Dia bebas membentuk kita.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti sedang terjadi penghancuran hati kita yang keras menjadi lembut.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita dekat dengan Dia.
• Dengan memuji-muji Tuhan, berarti kita sedang bersyukur kepada-Nya.
Apakah kita miskin dalam memuji-muji Tuhan?
Semoga tidak.
Kehidupan memuji-muji Tuhan dapat membuat perubahan-perubahan yang sangat mendasar dalam diri kita yaitu merubah dan membangun karakter kita.
Marilah kita meningkatkan kualitas kehidupan kita dengan mengisi dan memenuhinya dengan pujian yang indah dan manis kepada Tuhan.
Terpujilah Tuhan!
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Xan Griffin on Unsplash




