Kesusahan Sehari Cukuplah Untuk Sehari

Viewed : 2,793 views

Matius 6:34
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

Soal kekhawatiran sering dibicarakan, karena itulah masalah yang tidak pernah terlepas dari hidup kita. Seolah khawatir adalah corak dan bumbu hidup.

Khawatir merupakan letupan atau luapan emosi yang mencengkeram pada saat krisis. Itu adalah sifat alami manusia.

Kita khawatir apa yang belum terjadi. Kita sering mengkhawatirkan bagaimana hari esok. Apakah akan terjadi apa yang kita takutkan? Bagaimana kalau itu terjadi? Kalau terjadi, apa jadinya dengan hidup kita?

Banyak orang khawatir menjadi tua dan cemas mengalami proses perubahan fisik, dan tidak siap mengalami kematian.

Kekhawatiran tidak pernah menolong dan tidak menyelesaikan persoalan. Kekhawatiran tidak akan membuat situasi kita menjadi lebih baik, malah sering menjadikan situasi menjadi lebih buruk.

Lukas 12:22
Yesus berkata kepada murid-murid- Nya:”Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

Menurut penelitian para ahli, kekhawatiran mempengaruhi sirkulasi darah, jantung, kelenjar tubuh, dan sistem saraf… mempengaruhi kekebalan tubuh kita.,

Mari kita lebih dekat dengan Tuhan dengan memegang janji dan firman-Nya. Selain itu kita juga perlu memiliki sahabat iman untuk kita dapat bercerita, untuk saling mendukung dalam doa dan untuk bertukar pikiran.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus Kristus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments