Orang Kaya yang Bersih Kelakuannya

Viewed : 568 views

Amsal 28:6
Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya.

Orang normal pasti tidak mau miskin. Tidak ada orang berniat untuk miskin. Semua orang ingin kaya dan tentu ini sangatlah alami.

Dengan kekayaan, kita memilki kekuatan. Kita dapat berbuat lebih maksimal jika kita kaya. Kita dapat berbuat apa yang baik dan membangun orang dengan harta kita… dengan uang kita. Dan ini dimungkinkan jika orang kaya memiliki hati yang baik dan kelakuannya bersih.

Jadi, indah sekali jika orang kaya bersih kelakuannya, dimana dia akan dapat melakukan apa yang baik dan benar di hadapan Tuhan.

Mari kita tidak memandang ayat di atas sebagai suatu pilihan dimana kita mengatakan, “Biarlah aku miskin tapi perilakuku baik daripada aku kaya tapi kelakuanku buruk”

Lebih baik kita berusaha menjadi orang kaya dalam jalan yang benar, dan didahului dan didasari atas takut akan Tuhan.

Biarlah kita kaya dan baik. Dan bila kita memang tidak kaya, tidak apa-apa juga asalkan kita baik. Meski kita tidak / belum kaya harta, tapi biarlah hati kita kaya dengan kebaikan.

Ingatlah bahwa menjadi kaya bukan tujuan hidup, tapi suatu keadaan kita yang diijinkan Allah. Itu adalah berkat Allah. Bonus hidup.

Tidak kaya bukanlah kutukan meski kita telah berusaha mendapatkannya, tetapi hal itu adalah suatu keadaan juga yang diijinkan Allah. Akan tetapi perilaku baik dan jalan lurus adalah kehendak Allah bagi kita semua, dan hal itu mestinya menjadi kerinduan kita bersama. Harus terjadi dalam hidup kita.

Bila Tuhan beri kita kekayaan, teruslah kita menjadi orang baik di hadapan Tuhan dan di hadapan manusia. Kita tetap rela dan siap menolong dan memberkati orang.

Sebaliknya bila kita tidak kaya, kita tetap bersyukur kepada Allah, karena kita dapat memberkati orang melalui berbagai cara di luar harta.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by freestocks on Unsplash

Comments

comments