Tunduk Kepada Tuhan Serta Andalkanlah Dia

Viewed : 1,369 views

Yeremia 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Erik adalah seorang pemuda Kristen yang taat dan setia kepada Tuhan. Dia merasa terbeban dengan pamannya yang belum percaya kepada Kristus. Pamannya itu tidak berminat sama sekali dengan masalah rohani. Dia selalu menolak dan menghindar kalau sudah berbicara soal iman.

Namun demikian Erik tetap setia berdoa agar suatu saat nanti pamannya itu mau diajak ke gereja dan lebih jauh lagi, dia rindu pamannya percaya serta menerima Kristus.

Suatu hari Erik memberanikan diri untuk kesekian kalinya mengajak pamannya itu ke gereja.

Heran sekali, karena kali ini pamannya bersedia diajak pergi bersama-sama ke gereja. Sebelumnya pamannya selalu menolak. Erik berharap besar agar kali ini yang berkhotbah di gereja adalah Pendeta yang luar biasa dan energik, sehingga melalui khotbah yang berapi-api, pamannya itu akan ”bertobat”. Itu harapan Erik.

Namun dugaan Erik meleset karena yang berkhotbah adalah pendeta pensiunan. Khotbah yang disampaikan menurut Erik tidak cocok dan tidak menarik. Bagi Erikpun tidak menarik, apalagi bagi pamannya yang nota bene tidak suka hal-hal rohani, tentu akan sangat membosankan !”… Begitulah dugaan dan pikiran yang muncul dalam benak Erik.

Erik jadi kecewa dan tidak semangat mengajak pamannya ke gereja lagi. Akan tetapi pada minggu depannya ternyata pamannya justru ingin ke gereja lagi bersama Erik dan dia mau duduk di kursi paling depan. Bahkan pulang dari gereja pamannya minta diajari Firman Tuhan dan didoakan.

Tak lama kemudian pamannya minta untuk dibabtis. Ini perkara luar biasa. Erik bertanya mengapa pamannya jadi percaya dan mau menerima Yesus?

Pamannya menjawab bahwa hal pertama yang menarik dan menggugah perasaannya justru Pendeta yang sudah pensiun itu… kok masih saja mau dan bersedia menyampaikan Firman Tuhan meskipun sudah lanjut usia. Pamannya itu melihat dirinya sendiri yang sudah mulai berusia lanjut, kok tidak ada gairah memuji Tuhan dan tak peduli dengan keselamatannya.

Paman Erik mendengarkan dan mencermati khotbah Pendeta itu dengan tekun. Pamannya merasa ada suara dalam hatinya untuk mengajak agar segera berbalik dari hidupnya yang lama dan harus segera menerima Yesus.

Kita sering mengandalkan apa yang dapat kita lihat dan apa yang mampu kita pikirkan seperti Erik berpikir tentang pertobatan pamannya. Namun banyak perkara luar biasa dan tak terduga dapat terjadi bila kita mengandalkan Tuhan… terlebih terkait dengan kerinduan kita akan keselamatan jiwa manusia.

Tuhan memiliki otoritas dan kuasa luar biasa sehingga Dia berkuasa mewujudkan kehendak-Nya atas apapun, termasuk atas kehidupan kita masing-masing.

Karena itu marilah kita tunduk kepada Tuhan serta andalkanlah Dia dalam setiap situasi dan keadaan dalam hidup kita. Terlebih andalkan Dia dalam kerinduan kita mewartakan Kerajaan-Nya.

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yeremia 17:7)

TERPUJILAH TUHAN!

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by WikiImages from Pixabay

Comments

comments