Talenta dan Karunia

Viewed : 2,224 views

Lukas 16:10
Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Kita diberikan Allah talenta dan karunia. Dengan talenta dan karunia tersebut kita diperlengkapi untuk berakar, bertumbuh dan berbuah.

Dengan talenta dan karunia yang diberikan Tuhan, kita dapat berperan memberi pengaruh agar orang lain juga bertumbuh sama seperti kita.

Allah memanggil dan melibatkan kita yang telah ditebus-Nya untuk ikut serta dalam pekerjaan dan rencana-Nya atas dunia ini.

Tidak menjadi persoalan apa dan seberapa besar atau seberapa banyak talenta dan karunia yang Tuhan berikan. Hal itu adalah otoritas-Nya. Persoalannya adalah:
• Apakah kita setia?
• Apakah talenta dan karunia yang telah diberikan-Nya berkembang atau tidak dalam diri kita?
• Apakah kita rindu menjadi berkat untuk membangun orang lain?
• Akankah kita habiskan waktu demi waktu untuk berputar-putar hanya berpusatkan diri kita, sehingga talenta dan karunia yang Tuhan telah beri tidak bertumbuh bahkan hilang?

Semua kita dapat berkontribusi dalam saling membangun dan saling menguatkan. Kita bukanlah manusia super. Ada pada kita sesuatu yang lebih dan ada sesuatu yang kurang. Sebab itu talenta dan karunia yang Tuhan beri menolong kita untuk saling melengkapi.

Kita perlu dan haruslah meningkatkan kemampuan dalam banyak hal sesuai keahlian dan peran kita, tetapi ingatlah bahwa bukan kemampuan yang menjadi ukuran karena Allah yang mampu. Sejauh mana kita setia dan terus bersemangat mengembangkan talenta dan karunia sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah dan berkomitmen untuk membangun, itulah patokannya.

Kesetiaan dan ketulusan kita dalam hal kecil sekalipun akan menggugah hati Allah untuk memberikan hal yang lebih besar lagi kepada kita.

Tuhan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Hannah Busing on Unsplash

Comments

comments