Talenta dan Karunia Adalah Titipan

Viewed : 644 views

1 Korintus 12:4-7
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

Setiap orang percaya diberi talenta dan karunia. Soal banyak atau sedikit bergantung kepada Allah yang memberi.

Yang penting bukanlah soal besar atau kecilnya talenta dan karunia kita, tetapi: apakah itu dipakai dan dikembangkan untuk memuliakan Sang Pemberi, dan bermakna bagi orang lain? Kepada yang telah diberi talenta dan karunia, apakah senantiasa bersyukur?

Hal ini diingatkan kepada kita karena orang cenderung melihat dari sisi jumlah dan banyaknya talenta dan karunia, bukan soal maknanya. Banyak orang percaya menjadi kehilangan prinsip penting dalam menyikapi talenta dan karunia yang dititipkan kepadanya. Ingatlah bahwa talenta dan karunia kita adalah titipan, bukan hak milik.

Fokus kita dalam memakai setiap talenta dan karunia adalah bagi kemuliaan-Nya, bukan untuk kemuliaan kita. Kita sebagai alat-Nya. Bagian untuk kita nanti akan ada tersendiri, dan itupun bergantung sepenuhnya kepada Dia.

Yang jelas akan ada sukacita surgawi dalam diri kita ketika kita sepenuhnya memakai talenta dan karunia untuk dan demi nama-Nya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Etienne Girardet on Unsplash

Comments

comments