Orang Taat dan Patuh

Viewed : 1,875 views

1 Samuel 2:9
Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa.

Ketaatan dan kepatuhan akan selalu berbuahkan berkat meski terkadang tidak langsung. Paling tidak, orang yang taat akan merasa damai karena dia tahu bahwa dia melakukan apa yang benar.

Sebaliknya orang yang tidak taat sebetulnya menyimpan kecemasan dalam hidupnya meskipun dia bisa menutup-nutupinya, apalagi kalau ketidaktaatannya seolah membawa “keberuntungan” baginya.

Orang yang tidak taat dapat merasakan tuduhan dalam hati nuraninya. Yang paling parah adalah orang yang melakukan ketidaktaatan berulang terus, dapat berakibat dia tidak akan lagi peka kepada hati nuraninya sendiri. Dia tidak lagi menangkap dan tidak merasakan suara Tuhan dalam dirinya.

Orang yang taat kepada Tuhan melakukan kebenaran sering dianggap bodoh karena tidak mau mengambil keuntungan meski ada kesempatan.

Orang yang memegang teguh kebenaran sering diangap sebagai kuno dan bukan zamannya lagi sekarang. Orang yang berprinsip “aji mumpung” dianggap pintar.

Bila dilihat secara keseluruhan, pada akhirnya orang yang taat dan patuh akan beruntung, karena damai sejahtera dari Tuhan menyertai. Orang yang tidak taat akan rugi karena akan menuai dari buah ketidaktaatannya.

Meski susah untuk taat, namun bersama kekuatan Kristus, marilah kita belajar untuk taat kepada Dia,

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Gerd Altmann from Pixabay

Comments

comments