Tugas Memberitakan-Nya

Viewed : 488 views

Roma 10:13-14
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Setiap orang percaya dan telah menerima Kristus adalah teman sekerja Allah untuk menyaksikan apa yang telah mereka terima.

Rasul Paulus mengingatkan peran dan tanggung jawab kita membuat orang mendengar kabar baik. Bagaimana mungkin orang-orang bisa mendengar kalau kita tidak pernah berbicara tentang iman dan keyakinan kita akan Yesus.

Sesungguhnya ada banyak waktu dan kesempatan kita untuk menyaksikan Kristus. Hanya saja kita tidak peka atau takut. Mulut kita sering terasa terkunci untuk berbicara.

Kita juga sering mengatakan kita bersaksi melalui kehidupan kita, melalui perbuatan baik. Ya… itu benar dan seharusnyalah demikian. Tetapi itu saja tidak cukup. Kita didorong agar kita juga berkata-kata pada saat yang tepat.

Oleh sebab itu, mari kita senantiasa membuat jalan dan jembatan dengan semua orang sebagai sarana untuk bersaksi.

Miliki kepekaan agar pada saat yang tepat kita dapat berkata-kata tentang keyakinan kita.

Orang percaya atau tidak, itu adalah pekerjaan Roh Kudus. Kita doakan dan serahkan agar Tuhan yang bekerja. Bagian kita tetap adalah:

  1. Membuat jembatan
  2. Berkata-kata

Yesaya 52:7
Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Roh Kudus menguatkan dalam setiap kesaksian kita. Amin….

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by StockSnap from Pixabay

Comments

comments