RENUNGAN
2 Korintus 4:1
Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.
Salah satu arti tawar adalah tidak berasa. Tawar hati dapat dimaknai sebagai kondisi hati tidak merasa apa-apa, tidak hangat, lesu, tidak bersemangat, seadanya saja, dan sebagainya.
Kondisi tawar hati dapat dialami oleh semua orang dan dapat terjadi kapan saja. Penyebabnya juga beragam…
• karena merasa apa yang diharapkan tak kunjung datang
• karena penyakit
• karena hubungan dengan orang tidak harmonis
• karena tempramen dan suasana hati tak stabil
• karena dikecewakan atau disakiti orang
• karena pendapat tidak diterima
• karena tidak diakui
• karena disepelekan
• karena dilupakan
• karena merasa direndahkan
• karena merasa tak dihormati
• karena merasa disisihkan
• karena tak cocok dengan orang
• karena kepahitan
• karena kelelahan sebab terlalu banyak urusan
• dan sebagainya…
Kita sering tawar hati dalam berbagai hal… tawar hati bekerja… tawar hati belajar… tawar hati bersahabat… tawar hati hidup… Dalam ayat di atas, Rasul Paulus mengatakan tawar hati melayani.
Khusus dalam pelayanan…
Sedang tawar hatikah kita?
Mengapa?
Adalah manusiawi dan wajar dengan alasan tertentu kita berada dalam suasana tawar hati. Namun adalah indah dan baik jika kita bangkit dari suasana tawar hati untuk kembali bersemangat melayani Tuhan. Itulah sepatutnya dan seharusnya bagi kita.
Ayo bangkit… bangkit !!!
Ayo semangat… semangat !!!
Rahasia dan kunci mengapa Rasul Paulus semangat dan antusias melayani adalah karena keyakinannya bahwa melayani merupakan kemurahan Allah baginya dan dia menyambut serta menerimanya. Rasul Paulus tetap setia mengabdi kepada Tuhan hingga riwayatnya selesai di dunia bulat dan fana ini…
Bagaimana dengan kita ??
Jika kita berandai-andai… seandainya Rasul Paulus berada di antara kita, dia akan mengulangi ucapannya untuk berkata kepada kita,
“Ayo bangkit… bangkit ! ! !”
“Ayo semangat… semangat ! ! !”
Karena itu sahabatku…
B A N G K I T L A H ! ! !
S E M A N G A T L A H ! ! !
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa.
Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




