Air Pergumulan Diubahkan-Nya Menjadi Anggur Sukacita

Viewed : 360 views

Yohanes 2:9-10
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Kemegahan dan suksesnya sebuah pesta sering dilihat dan diukur dari banyaknya dan nikmatnya makanan yang disediakan. Bila tidak cukup atau kurang nikmat, tuan rumah pesta merasa kecewa dan sampai ada yang merasa malu. Para tamu undanganpun sering membicarakannya dari sisi penilaian negatif.

Begitulah dengan kejadian di sebuah pesta di Kana. Tuan rumah pesta kekurangan anggur. Mungkin tak diduga bahwa undangan yang datang lebih banyak dari yang diundang. Salah perhitungan. Anggur merupakan kelengkapan dan kehormatan dalam pesta mereka. Jika kurang, hal ini merupakan alamat kurang baik bagi pemilik pesta.

Namun bersyukur. Mereka beruntung sebab Yesus ada hadir di pesta itu. Seandainya Tuhan Yesus tidak hadir, besar kemungkinan pesta itu menjadi pergunjingan para tamu.

Tuhan Yesus dengan ajaib menjadikan anggur dari air. Tuhan Yesus memenuhi kebutuhan mereka. Berubahnya air menjadi anggur oleh Yesus sungguh peristiwa luar biasa.

Bahkan dikatakan bahwa anggur yang dibuat Yesus lebih baik. Lebih enak cita rasanya. Para tamu sampai heran dengan berkata, “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Para tamu tidak tahu bahwa anggur yang mereka nikmati bukanlah anggur biasa yang disiapkan pemilik pesta sebelumnya. Anggur itu baru saja dibuat Yesus dengan bahan dasar air. Mereka tidak sadar ada Yesus Yang Maha Kuasa di antara mereka.

Mari kita renungkan bersama bahwa Yesus senantiasa hadir di antara kita. Dia ada di hati kita. Kehadiran-Nya menjadi jawaban atas pergumulan hidup kita. Air pergumulan diubahkan-Nya menjadi anggur sukacita mengalir dalam hidup kita. Sekalipun ada orang di sekitar kita tidak percaya dan tidak yakin kepada Yesus, namun kita merasa lega dan damai. Kita tetap percaya dan dikuatkan oleh-Nya.

Dalam posisi terjepit, perasaan sesak dan kehilangan akal, kita terus dimampukan mendapatkan kelegaan dengan kehadiran Yesus.
Puji Tuhan!

🍇🍇🎤🎧🎼🎹🎷🎺🎸🪕🎻🍇
SUNGAI SUKACITAMU
MENGALIR DALAMKU
ANGGUR SUKACITAMU
MELIMPAH DALAMKU
KU MENARI DAN BERSUKA
PUJI HU DI SETIAP WAKTU
SEBAB SUNGAI SUKACITAMU
ADA DALAMKU

Reff:
MENGALIR BERSAMAMU
BERSUKA DI DALAMMU
MENGIKUTIMU TUHAN
DALAM KEGERAKANMU
MELAYANIMU TUHAN
DI DALAM SUKACITAMU
S’BAB HANYA TUHAN
YANG MEMBUAT SUKACITAKU PENUH
🍇🍇🎤🎧🎼🎹🎷🎺🎸🪕🎻🍇

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus senantiasa menyertai, memberkati, dan memberi damai serta sukacita bagi kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 4 on Meta AI

Comments

comments