Mari Memuji Tuhan & Bersyukur Atas Keselamatan Jiwa Kita Dalam Yesus Kristus

Viewed : 545 views

Matius 16:26
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Coba sejenak melihat semua benda atau barang milik kita.
Apa yang paling berharga?
Apa yang paling mahal?
Apa yang paling berarti?

Salah satu mungkin yang berarti bagi kita adalah HP. Mungkin bukan dari harganya, tapi dari fungsinya. Coba saja kalau HP kita tertinggal di rumah, jika masih ada waktu pasti kita kembali ke rumah untuk mengambilnya.

Untuk ukuran dan gaya hidup saat ini, kebanyakan orang merasa hidupnya ada yang kurang bila tidak dilengkapi HP.

Berapa harga HP yang kita pakai yang sedang kita gunakan ini?… yang sedang kita tekan-tekan huruf-hurufnya ini?

Berapapun harganya HP kita, akan tidak ada artinya bila tidak ada pulsanya, atau bila tidak ada sinyal. Tanpa pulsa / sinyal, HP kita hanyalah sebagai pajangan dan gaya-gayaan saja. Akan disimpan saja.

Melihat diri kita…. bila dihitung-hitung atau ditulis dengan angka, atau dibuat kalimat pernyataan…
•⁠ ⁠berapa kira-kira nilai kita?,
•⁠ ⁠kita merasa berharga karena apa?,
•⁠ ⁠apa yang sedang kita cari-cari sebagai keinginan untuk mewujudkan dan meningkatkan harga diri kita?

Perkataan Tuhan Yesus dalam Matius 16:26; menekankan bahwa yang paling beharga dalam diri kita adalah nyawa dan jiwa kita. Bagaikan HP, itulah pulsa kita… itulah sinyal kita.

Ada saatnya yang telah diagendakan Tuhan, nyawa kita akan berpisah dengan tubuh daging ini. Daging menjadi unsur tanah. Tulang menjadi unsur batuan. Syukur-syukur kalau tubuh kita kelak menjadi fossil, dan dipajang di Museum Gelogi Bandung untuk dipelajari para ahli purbakala, atau ditonton orang-orang dengan harga tiket tertentu. Berarti masih ada jugalah gunanya ya… Mau?

Namun pertanyaan utama dan terpenting adalah: “Ke mana jiwa kita?”

Kabar baiknya adalah: jiwa kita aman bersama Kristus, bila kita percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat.

Mari memuji Tuhan dan bersyukur atas keselamatan jiwa kita di dalam Yesus Kristus. Mari terus bertumbuh semakin mengenal Dia dan meresapi serta mendalami apa kehendaknya dalam panggilan hidup kita masing-masing.

Janganlah lupa agar dari hari ke hari teruslah kiranya semakin bertambah-tambah pengenalan kita akan Yesus Kristus… meski kesibukan kita banyak.

Selamat beraktivitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments