Jaminan Keselamatan Jiwa Kita Ada Pada Tuhan Yesus

Viewed : 476 views

Roma 5:8-10
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Dalam sebuah spanduk tertulis:
ANDA TIDAK PUAS UANG KEMBALI!

Kita senang jaminan dalam banyak hal. Jaminan membuat kita merasa aman dan nyaman… jauh dari rasa khawatir.

Perusahaan-perusahaan banyak menawarkan jaminan. Jaminan jasa, jaminan kualitas produk, dan sebagainya.

Ketika kita membeli sesuatu, maka pertanyaan kita sering adalah berapa lama garansinya. Ada yang tiga tahun. Ada setahun. Ada yang mengatakan jaminan toko 3 hari. Dan sebagainya. Adanya garansi dalam jangka waktu tertentu terhadap suatu barang adalah bagian dari jaminan untuk menarik minat pembeli.

Apakah jaminan yang ditawarkan:
• benar sepenuhnya?,
• hanya sebagiankah?,
• tidak sama sekali?

Kita tidak tahu pasti! Mungkin ada pengalaman masing-masing kita dalam soal ini. Tapi yang jelas adalah kita senang bila ada jaminan dan itulah dasarnya kita memilih sesuatu. Kita rela membayar lebih mahal asal ada jaminan. Betapa mahalnya apa yang disebut sebagai jaminan.

Bagaimana dengan jaminan jiwa?
Diletakkan dimanakah jaminan keselamatan jiwa kita?
Apakah pada asuransi?

Tentu baik dan boleh saja melibatkan asuransi berhubungan dengan “keselamatan” jiwa. Tetapi bukankah itu untuk keluarga yang akan ditinggalkan?

Persoalannya bagaimana dengan sang pemilik jiwa itu sendiri?
Apa jaminan buat dia?

Jaminan keselamatan jiwa kita ada pada Tuhan Yesus. Kutipan ayat di atas, “Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.”

Tidak hanya soal surga saja. Tuhan juga menjadi jaminan akan keberlangsungan kehidupan kita di dunia sementara ini.

Yesaya 49:4
Tetapi aku berkata: “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku.”

Syukur kepada Tuhan yang menjamin hidup kita saat ini hingga sampai selamanya.
Puji Tuhan!

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Sumber Jaminan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments