Loyalitas dan Ketaatan

Viewed : 433 views

Yohanes 8:31
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.”

Seorang karyawan melihat bahwa perusahaan tempatnya bekerja berada dalam posisi sulit. Banyak rekan-rekannya yang mengundurkan diri dan mencari pekerjaan yang dirasa aman dan lebih baik.

Akan tetapi karyawan tersebut tetap setia. Dia tetap bekerja dengan semangat dan sebaik mungkin. Dia loyal.

Beruntung suatu saat perusahaan tersebut kembali menjadi baik, bahkan lebih baik dari semula. Karyawan tersebut mendapat kedudukan lebih tinggi. Gajinya dinaikkan cukup besar. Bahkan diangkat menjadi salah satu pimpinan.

Inilah arti sebuah loyalitas.
Inilah arti dari kesetiaan.
Inilah arti ketaatan.

Ketika kita merasa berada dalam posisi kurang menyenangkan hati dalam mengikut Tuhan Yesus… bagaimana?
Apakah kita tetap maju?
Apakah kita tetap setia?
Apakah kita tetap loyal?
Apakah kita tetap taat?

Atau apakah kita:
berubah setia?,
berubah sikap?,
protes?

Tentu saja kita tidak bisa langsung bandingkan bekerja di perusahaan dengan mengikut Yesus. Sebab perusahaan bisa saja bangkrut dan bubar, namun apa yang dibangun Yesus tidak akan bubar. Kisah perjalanan karir karyawan itu adalah penekanan apa artinya loyal… terlebih bagi kita apa maknanya loyal kepada Kristus.

Rencana Allah tidak akan gagal. Kekal sifatnya. Orang yang tidak sabar sajalah yang terkadang tidak mau bertahan dan ingin rasanya mau bubar jalan dari barisan pasukan Kristus.

Dengan mengingat apa kata Yesus yang bersabda, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku,” marilah kita menjadi murid Yesus yang sejati, taat, setia dan loyal kepada-Nya.
S E M O G A !

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati dalam kesetiaan, ketaatan dan keloyalan kita kepada-Nya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by NordWood Themes on Unsplash

Comments

comments