Yeremia 32:27
Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?
Kita memiliki Tuhan yang kaya dan penuh hikmat. Dalam hal ini yang mana menjadi terpenting bagi kita, kekayaan-Nya atau diri-Nya? Mungkin kita berkata dua-duanya. Benar!
Namun yang sering terjadi adalah kita lebih mengejar-ngejar pemberian Tuhan daripada Tuhan itu sendiri.
Marilah kita mengubah pola pikir kita. Mari kita lebih merindukan dekat dengan Allah daripada lebih berusaha memiliki sebanyak mungkin beroleh pemberian-Nya, walau memang itu kita perlu juga.
Kita perolehpun sebanyak mungkin pemberian Tuhan, namun tanpa pengenalan akan DIA SANG PEMBERI, hidup kita dapat serasa kosong.
Bila kita dekat dengan Allah, kita akan merasa damai dan bahagia serta penuh sukacita.
Melalui nabi Yeremia, Tuhan berkata, Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?, Berdasarkan ini, mari kita optimis… jangan kuatir dan jangan takut!
Yakinlah bahwa bila kita dekat dengan Allah dan kita melakukan bagian kita dengan baik, maka Dia akan penuhi apa yang kita butuh, Dia tidak menelantarkan kita. Bagi-Nya tidak ada yang mustahil. Dia sanggup memberi kelimpahan berkat dan sukacita bagi kita.
Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by RODNAE Productions


![Dekat_Allah_Disitulah_Kepuasan_Itu_Ada]](https://www.renunganairhidup.com/wp-content/uploads/2022/10/Dekat_Allah_Disitulah_Kepuasan_Itu_Ada.jpg)

