Kesombongan Tidak Berkenan di Hadapan Tuhan

Viewed : 1,128 views

2 Korintus 10:17-18
Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Apa yang menjadi kemegahan kita dalam hidup ini?

Tentu banyak hal yang menjadi kemegahan dan kebanggaan orang. Pada umumnya apa yang dapat dilakukan untuk dicapai, itulah sumber kemegahan kebanyakan orang. Terlebih jika apa yang diperoleh itu melebihi capaian orang lain. Tentu ini wajar-wajar saja. Hanya saja betapa sering kemegahan berubah menjadi kesombongan. Bilamana hal seperti ini terjadi, maka kesombongan akan dapat mengakar dalam diri kita.

Di tengah sukses yang diperoleh, kita perlu bertumbuh mengenal Allah. Dengan pengenalan akan Allah, maka kemegahan kita akan dibangun di dalam Dia. Ini dapat menolong kita agar tidak jatuh ke dalam kesombongan.

Ingatlah bahwa kesombongan tidak berkenan di hadapan Tuhan, bahkan kekejian dalam pandangan-Nya.

Yeremia 9:23-24
Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by mysgreen1 from Pixabay

Comments

comments