Diam di Hadapan TUHAN

Viewed : 700 views

Ratapan 3:26
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.

Sering sulit bagi kita untuk tenang berdiam diri, terutama bagi orang yang beraktifitas tinggi. Apalagi saat ada hal-hal yang menurut kita harus segera selesai. Tidak sabar untuk segera bertindak.

Untuk hal- hal yang bersifat emergency mungkin perlu tindakan cepat. Tapi masalahnya semua hal dijadikan emergency, sehingga selalu saja tergesa-gesa dan lupa untuk datang kepada Tuhan.

Sering ada kecenderungan tidak melibatkan Tuhan dalam apa yang dilakukan. Merasa bisa dengan diri sendiri. Akhirnya walau merasa berhasil, tapi tak jarang tekananpun datang. Hidup serasa beban aktifitas yang tak pernah habis-habisnya.

Sahabat…
Sebelum memulai setiap kesibukan kita, mari kita terlebih dahulu duduk menenangkan hati untuk mendengar suara Tuhan melalui firman-Nya yang tertulis. Berdoa dan berbicaralah dengan Dia sebagai anak terhadap BAPA. Mintalah pertolongan dan hikmat-Nya.

Jangan kiranya terhilang momen-momen hidup kita yang indah bersama Kristus.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Ivan Samkov

Comments

comments