Mazmur 4:8
Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.
Segelas air panas baru mendidih jika dicampur dengan satu ember air dingin maka keseluruhan air akan menjadi dingin. Artinya bahwa air panas tersebut terbatas dan tidak cukup untuk memanaskan air yang banyak.
Bayangkanlah sebaliknya, jika kita pergi ke ciater (tempat sumber air panas dari bumi), berapa ember pun air dingin yang kita bawa dan dicampur, air akan menjadi panas karena sumber air panas banyak melimpah.
Manusia yang kita harap-harapkan, kita percayai dan dibanggakan, serta. orang yang dekat kitapun dapat saja membuat kita kecewa; sebab mereka sama dengan kita… terbatas.
Apa yang ada pada kita?
• kepintaran?,
• kehormatan?,
• kekayaan?,
• kemewahan?,
• hikmat?,
Semua itu baik, tapi sering tidak cukup untuk membuat kita tenang dan bahagia karena semua itu terbatas sifatnya. Akan tetapi Allah adalah SUMBER kasih, ketenangan, keamanan, dan kehangatan yang tak pernah habis.
Allah tempat kita bernaung. Dia dapat dipercaya dan diandalkan. DIA SUMBER TAK TERBATAS
Betapapun jalan-jalan hidup kita sering terasa sulit, hampa, dan berliku-liku, tetapi jika kita dekat dengan Allah, maka Dia dapat mengubah suasana hati kita menjadi hangat.
Kehangatan kasih Allah yang tak berhingga senantiasa menghangatkan dan menyemangati kita.
Semangat hidup dari Allah akan mendorong kita untuk dapat menjalani hidup ini dengan damai, walau banyak tantangannya.
Bersama pemazmur, mari kita berseru dan berdoa, “Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.”
Selamat beraktivitas
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Peter Oslanec on Unsplash




