Ya, Aku Datang Segera!

Viewed : 471 views

Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: ’Ya, Aku datang segera!’ Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Dalam sebuah rumah sederhana, seorang anak usia belasan tahun menjaga adiknya yang masih kecil. Kedua orang tuanya sedang pergi ke kota lain untuk urusan penting. Karena itu dengan berat hati orangtua anak itu harus meninggalkan anaknya. Mereka berjanji akan membawa oleh-oleh kalau nanti pulang

Sang adik menangis karena rindu mendalam ingin bertemu orang tuanya. Sudah dua hari mereka pergi. Tak tahan lagi menahan rasa rindu, dia menangis mengharapkan ayah dan ibu cepat pulang.

Kakaknya mencoba membujuk adiknya agar tidak menangis, dia berkata, ”Dek, jangan nangis lagi ya. Ayah dan ibu pasti akan pulang dan kalau pulang nanti, dia akan bawa oleh-oleh sesuai janjinya dulu waktu pergi” Sang kakak berusaha menghibur adiknya.

Karena lelah menangis, akhirnya adiknya tertidur di pangkuan kakaknya. Setelah dibaringkan di tempat tidur, sekarang kakaknya malah gantian merasa sedih. Dia merasa kesepian tidak ada teman berbicara. Apalagi di luar hari sudah mulai gelap dan hujan rintik.

Tak tertahankan lagi, diapun menangis pilu karena rindu dengan orang tuanya. Tangisnya makin lama makin keras membuat adiknya terbangun. Adiknya heran mengapa kakaknya menangis.

Kakaknya bercerita ke adiknya bahwa diapun merasa sepi dan ingin bertemu dengan ayah dan ibu. Adiknya terharu dan merasa iba lalu berkata, ”Sudahlah kak, ayah dan ibu pasti segera pulang dan akan bawa oleh-oleh yang banyak. Sebelum pergi dia dulu janji begitu kan?”

Tiba-tiba kakaknya merangkul adiknya. Mereka menangis berdua dan mereka saling menghibur. Malam itu mereka lalui dengan baik. Mereka bertambah dekat satu dengan yang lain.

Pagi harinya mereka bangun dengan wajah yang berseri-seri penuh harapan karena mereka merasa kedatangan ayah dan ibu sudah semakin dekat. Mereka berkata, ”Mari kita siap-siap menyambut kedatangan ayah dan ibu”

Tuhan Yesus berjanji akan datang kembali dan kita diminta untuk bersabar dan bersiap menantikan-Nya. Dalam penantian itu pasti akan ada tantangan dan pergumulan. Oleh karena itu marilah kita saling meneguhkan, saling menopang dan saling menghibur.

Dia pasti datang dan kedatangan-Nya semakin mendekat. Bersiaplah! Dia akan datang menjemput kita. Kita akan pergi bersama Dia ke RUMAH ABADI. Ingatlah ini!, agar kita kuat dan semangat untuk tetap produktif, giat bekerja, terus berkarya dan setia melayani!
S e m a n g a t !

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Andrew Seaman on Unsplash

Comments

comments