Orang-orang yang Taat

Viewed : 1,225 views

I Samuel 2:9
Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa.”

Ketaatan dan kepatuhan akan berbuahkan berkat meski sering tidak langsung. Paling tidak, orang yang taat akan merasa damai karena dia tahu bahwa dia melakukan apa yang benar.

Sebaliknya orang yang tidak taat dapat menyimpan kecemasan dalam hidupnya meskipun dia bisa menutup-nutupinya. Orang yang tidak taat dapat merasakan tuduhan oleh hati nuraninya.

Yang paling parah adalah bila ketidaktaatan berulang terus. Hal ini bisa membuat orang tidak lagi peka kepada hati nuraninya sendiri. Tidak lagi merasakan suara Tuhan dalam dirinya. Orang seperti inilah yang sering disebut dalam firman Tuhan sebagai orang bebal.

Orang yang taat kepada Tuhan sering dianggap bodoh karena tidak mau mengambil keuntungan meski ada kesempatan. Banyak orang menganggap bahwa kebenaran adalah hal yang kuno dan bukan jamannya lagi sekarang.

Orang yang berprinsip “aji mumpung” dianggap pintar. Bila dilihat secara keseluruhan, pada akhirnya orang patuh akan beruntung, karena berkat Tuhan menyertai, akan tetapi orang yang tidak taat akan rugi karena akan menuai buah ketidaktaatannya.

Oleh sebab itu mari kita melangkah sebagai orang-orang yang taat.

Selamat beraktifitas.

Tuhan menyertai dan melindungi kita senantiasa. Amin

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Karl Fredrickson on Unsplash

Comments

comments