Mazmur 43:5
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
Banyak orang mendambakan kekuatan, termasuk kekuatan fisik. Untuk itu orang melatih diri agar semakin kuat, semakin tangguh dan semakin tegar.
Kekuatan merupakan sesuatu yang mahal dan diupayakan orang untuk dimiliki. Pada umumnya orang merasa bahwa untuk manjadi sukses dan mampu mengatasi persoalan dibutuhkan kekuatan, pendirian yang teguh, otot yang tangguh, dan kemauan keras. Pendapat ini ada benarnya, tetapi baru separuh benar.
Seringkali kenyataan tak dapat dihadapi hanya dengan kekuatan, pendirian yang teguh, dan kemauan keras saja. Kerapkali kita menghadapi hal yang tak dapat diterima, tetapi harus diterima. Untuk itu dibutuhkan kebesaran jiwa dan kelenturan sikap.
Kelenturan sikap merupakan sebuah kekuatan untuk dapat menerima segala sesuatu apa adanya. Bila hal ini terwujud, maka itu berarti separuh benar yang lain telah terjadi.
Bagaimana seseorang dapat beroleh kekuatan fisik dan kebesaran jiwa serta kelenturan sikap bersama-sama? Jawabannya adalah bila seseorang meyakini ada kekuatan lain di luar dirinya dan kekuatan itu adalah kekuatan dari Tuhan.
Pengharapan akan pertolongan dari Tuhan menjadi sumber yang tak habis-habisnya dalam kehidupan orang percaya. Firman Tuhan mengatakan bahwa tiap orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mendapatkan kekuatan baru dan diumpamakan seperti burung rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya yang mampu berlari dan tidak menjadi lesu dan bila berjalan tidak akan merasa lelah (Yesaya 40:31).
Tuhan begitu baik, Dia senantiasa bersedia memberi pertolongan kepada setiap orang yang berkenan kepada-Nya. Anugerah-Nya tak terbatas dan pintu kasih karunia-Nya tetap terbuka bagi orang-orang yang haus dan lapar akan kebenaran dan yang hatinya senantiasa mencari wajah Tuhan.
Karena itu marilah andalkan Tuhan dan tetaplah berharap kepada Dia.
Selamat beraktifitas.
Tuhan menyertai dan melimpahkan kasih setia-Nya kepada kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Wesley Tingey on Unsplash




