Berdoalah Untuk Kami

Viewed : 661 views

2 Tesalonika 3:1
Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu.

Topik doa selalu akan banyak dibicarakan. Sudah banyak dikhotbahkan tema tentang doa. Ke depanpun tema doa akan selalu dikumandangkan dari mimbar gereja, dari persekutuan, dalam pemahaman Alkitab, dan sebagainya dalam pertemuan-pertemuan kebaktian.

Apakah kita bertekun dalam doa?
Apakah yang selalu menjadi isi doa kita?

Hampir dapat dipastikan bahwa sebagian besar isi doa kita penuh dengan segala macam permintaan. Daftar doa kita adalah seumpama sebuah daftar pemesanan akan kebutuhan. Permintaan itupun sebagian besar untuk diri kita. Tentu hal itu tidaklah salah dan memang kita haruslah meminta dalam doa apa yang kita rasakan perlu, bahkan segala keinginan kitapun hendaklah didoakan.

Bila kita memahami doa sekedar meminta, sebetulnya kita menyempitkan arti doa. Berdoa artinya adalah bercakap-cakap atau berbicara dengan Tuhan. Berdoa artinya berkomunikasi dengan Tuhan. Berdoa adalah salah satu cara ampuh untuk membangun jembatan dengan Tuhan.

Doa bukanlah sekedar meminta saja artinya, tetapi dengan doa kita sesungguhnya sedang membangun hubungan yang indah dengan Tuhan. Sudahkah kita membangun hubungan dengan Tuhan dalam doa-doa kita?

Rasul Paulus meminta kita untuk berdoa bagi para hamba Tuhan. Sebagaimana para hamba Tuhan setia bertanggung jawab dan senantiasa mendoakan para jemaat, begitulah juga semestinya para jemaatpun mendukung para hamba dan pelayan Tuhan dalam doanya.

Doa kepada para hamba Tuhan tidak terbatas kepada yang dikenal saja, namun juga berdoa untuk para hamba Tuhan yang lain. Terutama kita perlu mendoakan para hamba Tuhan di daerah-daerah terpencil, di daerah yang sulit, di daerah-daerah rintisan.

Kita sungguh-sungguh perlu berdoa bagi para hamba Tuhan di daerah tertentu yang sangat sulit dalam segala hal, agar mereka tetap semangat dan dipenuhi Tuhan kebutuhan mereka.

Ruang gerak kita mungkin terbatas untuk pergi ke pelosok-pelosok mengabarkan kabar baik, tetapi kita bisa pergi dengan doa-doa kita dengan cara berdoa kepada para hamba-Nya yang sedang menunaikan pelayanan saat ini.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jacob Bentzinger on Unsplash

Comments

comments