Pasang Surut Kehidupan

Viewed : 1,942 views

Mazmur 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Kejadian yang tidak menyenangkan: penyakit, kehilangan orang yang dicintai, usaha kurang lancar bahkan gagal, penolakan, ketidaksepemahaman dalam keluarga, apa yang diharapkan tidak / belum juga sampai, dan sebagainya… dapat dialami oleh siapa saja, termasuk kita orang percaya.

Oleh karena itu, banyak kita bertanya-tanya, ”Mengapa begini? Dimana Tuhan? Mengapa Tuhan ijinkan ini saya alami? Mengapa orang-orang yang percaya kepada Tuhan justru mendapat kesulitan? Mengapa … …?”

Betapa susah menjawab pertanyaan seperti ini. Kalaupun kita berupaya menjawab pertanyaan orang atau pertanyaan yang berasal dari kita sendiri, tetap sulit dicerna.

Ada banyak pertanyaan di dalam benak kita mengapa seolah-olah Tuhan tidak berpihak kepada kita. Ini suatu perasaan yang wajar dalam hati kita.

Akan tetapi kita diingatkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Tuhan tidak pernah melupakan kita. Kita tidak tahu maksud Tuhan di balik sebuah penderitaan yang mungkin saat ini sedang kita alami.

Yang perlu kita lakukan adalah mari kita belajar kembali untuk tetap berharap kepada Tuhan. Di tengah keadaan sulit dan pelikpun, hendaklah kita tetap melakukan apa yang terbaik dengan dasar percaya kepada Dia.

Hidup ini ada naik turunnya. Hidup ini ada pasang surutnya. Ketika kita sedang di atas ingatlah bahwa sebentar lagi juga kita bisa ke bawah. Pada saat kita sedang di bawah, sebentar lagi kita mungkin akan ke atas. Bersiaplah!

Baik sedang di atas atau sedang di bawah… baik sedang ada pasang atau lagi surut situasi hidup… ada selalu penyertaan Tuhan, dan Dia selalu beserta kita seperti pemazmur katakan, ”Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Greg Rosenke on Unsplash

Comments

comments