Menikmati Kebahagiaan

Viewed : 1,595 views

Mazmur 128:1
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

Berbagai konsep dan pemahaman orang tentang hidup berbahagia, dan berbagai pula cara orang mencapainya. Yang jelas semua orang ingin hidup berbahagia.

Ada orang meletakkan rasa bahagia bila memiliki banyak harta, sebab itu harta dicari tanpa kenal lelah.

Ada yang merasa akan berbahagia jika sukses mencapai posisi puncak dalam karir, sebab itu karir yang diutamakan.

Ada yang merasa bahwa akan berbahagia bila banyak sahabat, sehingga dia terlibat banyak dalam organisasi sosial demi sahabat.

Ada yang menganggap bahagia bila memiliki anak-anak yang sukses, sebab itu dia berupaya agar anak-anaknya berhasil dan sukses semua.

Semua yang disebutkan di atas baik adanya dan berupayalah.

Kebanyakan rasa bahagia dihubungkan dengan capaian dan prestasi hidup, tetapi ada kalanya justru banyak juga yang tidak merasa bahagia walau capaian hidup mereka sudah di puncak.

Kita bagaimana?
Berbahagiakah kita?
Semoga!

Mazmur 128:1 mengingatkan agar kita takut dan taat kepada Tuhan. Itulah sumber utama hidup berbahagia. Kita perlu renungkan ini.

Kita diajak untuk menuruti jalan-jalan yang ditunjukkan Tuhan. Tempuhlah jalan itu. Jangan keluar dan jangan menyimpang dari jalan Tuhan.

Mari kita terus berjalan menelusuri seluruh pejalanan hidup ini dengan pimpinan Tuhan agar kita dapat menikmati kebahagiaan yang dimaksudkan pemazmur.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan anugerahkan damai dan sejahtera bagi kita sekalian. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Joëlle Moreau from Pixabay

Comments

comments