1 Petrus 4:7
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.
Waktu berjalan bukan hanya sekedar cepat, tapi ngebut. Hal tersebut mungkin membuat kita gelisah karena begitu-begitu saja hidup kita dari hari ke hari.
Kegelisahan itu mungkin disebabkan karena ada banyak tanda tanya “mengapa” dalam diri kita;
• Mengapa capaian kita belum memuaskan?
• Mengapa hidup rasanya statis begini terus?
• Mengapa kita tertinggal dari orang-orang?
• Mengapa orang lain lebih baik, padahal kita bekerja lebih keras?
• Mengapa orang yang saya kasihi dicabut Tuhan dari hidupku?
• Mengapa … … … …?
Kita butuh jawaban atas pertanyaan kita, namun kita merasa tidak mampu menjawabnya. Orang lainpun rasanya tidak memuaskan memberi jawaban pasti.
Untuk itu mari kita sejenak merenungkan nasihat Petrus agar kita dapat menguasai diri, menjadi tenang dan tak perlu gelisah. Kita diajak untuk menguasai diri dan tekun berdoa.
Biarlah hati tenang membuat kita dapat berdoa. Dengan berdoa hati kita semakin ditenangkan. Teruslah seperti itu laksana bola salju… semakin membesar karena bergulir tanpa henti.
Mari kita menjalani hidup yang sebentar ini dengan damai dan bahagia menikmati apa yang Tuhan beri.
Hidup bahagia tidak ditentukan seberapa besar dan seberapa banyak kita merasa memiliki, tetapi sejauh mana kita ikhlas dapat menguasai diri dan seberapa intens kita berdoa mendekatkan diri kepada Allah Bapa yang penuh kasih.
Selamat belajar
Selamat berkarya
Selamat melayani
Tuhan Yesus menolong dan memberkati kita.
Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Myriam Zilles from Pixabay




