Tetaplah Berdoa

Viewed : 11,091 views

RENUNGAN
1 Tesalonika 5:17
Tetaplah berdoa.

Ayat ini merupakan ayat terpendek dalam Alkitab. Kata-katanya jelas, sederhana dan mudah dipahami maksudnya. Dalam pelaksanaannyapun sebetulnya simpel… tidak butuh biaya banyak… tidak rumit.

Akan tetapi tidak semua kita bisa tetap tekun berdoa. Butuh kayakinan penuh dan bersedia memberi waktu.

Berdoa bukanlah sekedar untuk meminta terpenuhinya keinginan, namun:
• Dengan doa, kita berbicara kepada Tuhan.

• Dengan doa, kita menyembah dan mengungkapkan rasa hormat serta kasih kita kepada Tuhan.

• Dengan doa, sesungguhnya kita sedang menyatakan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.

• Dengan doa, kita menyatakan bahwa Tuhan bebas bertindak apa saja atas diri kita.

• Dalam doa, kita merendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan Tuhan.

• Dengan doa, kita dikuatkan dan siap menerima keinginan Tuhan atas diri kita

• Dengan doa, kita menyatakan diri siap dalam seluruh proses hidup yang Tuhan akan lakukan untuk membentuk kita.

• Dengan doa, kita lebih peka dan dapat membedakan setiap suara yang masuk ke dalam diri kita, dan kita diberikan Tuhan kemampuan untuk memilih apa yang harus dilakukan.

Oleh karena itu perlulah memang untuk tekun dan setia berdoa… TETAPLAH BERDOA.

Mari kita renungkan dan melihat kehidupan doa kita.
• Apakah kita masih menikmati kebersamaan kita dengan Tuhan dalam doa?
• Apakah kita begitu sibuk dan tergesa-gesa setiap hari sehingga waktu berdoapun jadi terhilang?

Selamat belajar…
Selamat bekerja…
Selamat beraktiftas…
Selamat melayani…

Tuhan memberkati. Amin

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

 

Comments

comments