Tetap Berdoa

Viewed : 1,762 views

1 Tesalonika 5:17
Tetaplah berdoa.

Ayat tersebut di atas adalah kalimat pendek… hanyalah dua kata saja. Namun isinya begitu jelas dan terarah maksudnya. Hanya saja, dua kata tersebut sering kesulitan bagi kita untuk melakukannya.

Kita sering lebih cenderung mengandalkan apa yang bisa kita pikirkan dan lakukan.

Betapa seringnya kita sangat bergantung kepada kekuatan pikiran dan pengalaman kita saja, atau kepada kata orang-orang tertentu. Tentu ini boleh-boleh saja.

Kita memang perlulah belajar dari siapa saja yang berpikiran maju dan bersemangat dalam hidupnya. Bukalah diri untuk belajarlah dari orang-orang berpengalaman. Tetapi hal itu tidak bisa menggantikan doa-doa kita. Kita perlu dan harus tetap berdoa kepada Bapa kita yang penuh rahmat.

Apabila kita membuka diri terhadap orang-orang yang visioner dan didasari oleh kerinduan tetap berdoa, maka kita akan kuat dan menjadi semakin sempurna.

Oleh sebab itu, marilah kita tetap berdoa kepada Allah Bapa kita di dalam Yesus Kritus.

Kita dapat berdoa formal dan khusuk di tempat-tempat tertentu, tetapi tidak dibatasi oleh itu saja. Kitapun dapat berdoa setiap waktu di mana saja… dalam setiap aktifitas kita.

Biarlah kita senantiasa dipimpin oleh Tuhan melalui doa-doa kita.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus memberkati dan memimpin kita dalam setiap doa-doa kita.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by StockSnap from Pixabay

Comments

comments